1430 H

Hanya dalam hitungan beberapa jam lagi, gema takbir akan segera berkumandang, menandakan ramadhan akan segera berakhir dan berganti syawal. Milik sipakah gema kemenangan itu? Mungkin bukan milikku, yang taun ini terlalu sedikit perjuangan untuk menjalani ramadhanku. Ku akui, ramadhan taun ini tak seperti ramadhan-ramadhan sebelumnya. Untuk pertama kalinya sejak taun 2004, tarawihku tak lagi lengkap. Dimulai dengan adanya musibah di awal bulan ramadhan, yaitu berpulangnya nenekku, hingga terpaksa tak bisa kujalani taraweh karena sibuk menyiapkan tahlilan di rumah. Karena kecapekan pula badanku sempat ngedrop, bahkan dua kali, awa dan akhir ramadhan. Padahal seharusnya taun ini waktuku justru banyak, tak seperti taun-taun sebelumnya yang penuh dengan jadwal pekerjaan bahkan lemburan sampai malam. Tapi manusia memang kerap lalai akan nikmat yang di dapatnya. Sesungguhnya, termasuk orang-orang yang merugilah diriku ini.

Akhirnya, aku cuma berharap agar taun depan aku masih di beri kesempatan untuk berjumpa ramadhan kembali, agar aku bisa menjalaninya dengan lebih baik dari pada taun ini. Amiin.

lebaran 1430 H

Advertisements

~ by desinta wp on 19/09/2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: