Naif! “Mereka Bersembunyi di Balik Nama Mu”

Naif!

Mungkin itulah kata yang sedikit banyak menggambarkan diriku dalam menilai manusia di dunia ini. Hidupku tidak terlalu putih meski juga tidak hitam. Mungkin abu-abu. Tapi aku terbiasa melihat orang lain sebagai sesuatu yang putih, makanya aku lebih sering berpositive thinking sampai aku melihat sendiri sisi negatif dari orang tersebut.

Kurasa, karena naif itu pula aku pernah tertipu mentah-mentah oleh orang lain. Aku ingat saat itu masih kelas tiga smu, baru keluar dari rumah kost dan hendak pulang ke rumah di Bantul. Waktu itu aku lagi jalan di trotoar dekat altar ketika tiba-tiba seorang cowok mencegatku dan meminta tolong agar aku mau ditanya sebagai bahan survey. Aku pun mengiyakan. Lalu cowok tersebut memberiku sebuah pertanyaan. “Negara mana yang kualitas jam nya paling bagus?” Kujawab saja, “Swiss!” Cowok itu langsung membenarkan dan kemudian mengucapkan selamat. Katanya aku telah berhasil menjawab kuis dari sebuah perusahaan bla bla bla.. yang pada akhirnya aku dipaksa membeli ‘hadiah’ kuis yang telah kumenangkan tersebut, yaitu dua buah jam tangan. Katanya aku hanya cukup membayar 25 ribu sebagai ganti ongkos kirim, tanpa harus membayar harga jam yang sebenarnya beratus-ratus ribu itu. Di kemudian hari aku baru tau kalo trik seperti itu memang lagi ngetren di kalangan sales untuk mempromosikan barang mereka sekaligus membodohi konsumen. Dan saat itu pun aku termasuk korbannya. Meski  sebenarnya aku telah berusaha menolak keras karena uang di kantong hanya pas-pasan, akhirnya terperangkap juga aku dalam bujuk rayunya. Aku ingat banget apa yang akhirnya membuatku luluh saat itu. Dia menyebut nama Allah dan berkata tidak mungkin berdusta di bulan puasa.

Karena membeli jam itu akhirnya aku terpaksa kembali ke rumah kost, ingin meminjam uang pada teman kost karena sisa uangku hanya cukup untuk naik bus satu kali. Padahal untuk sampai di rumah aku harus naik bus dua kali. Sayang waktu itu temanku bilang sedang tidak punya uang, dan akhirnya pun kuputuskan untuk berjalan kaki sampai di pemberhentian bus berikutnya hingga aku hanya cukup naik bus satu kali. Hiks.. kalo diingat-ingat itu adalah salah satu pengalaman buruk dalam hidupku. Setelah itu pun aku harus menghadapi kenyataan kalo aku telah tertipu, karena harga jam tersebut sebenarnya dibawah jauh dari yang kubayar. Betapa menyedihkan.

Dan setelah bertahun-tahun berlalu, belum lama ini aku mengalami hal serupa. Meski berbeda kasus tapi ada kesamaan yang membuat sifat naifku keluar dan membuatku akhirnya tertipu juga. Orang itu berkali-kali bilang “Demi Allah..” bahkan berani bersumpah di depanku. Ya Allah.. meski sedih karena tertipu tapi yang paling membuatku kecewa adalah kenyataan bahwa jaman ternyata telah menjadi sekejam ini. Betapa mudahnya mereka bersembunyi di balik keagungan nama Mu untuk mencari keuntungan sendiri dengan merugikan orang lain. Betapa ringannya mereka mengucapkan sumpah palsu, padahal Engkau pasti telah menyiapkan balasan yang setimpal bagi mereka yang tak pernah menghormati Mu.

Omong-omong, peristiwa ini pun kuanggap sebagai peringatan Mu kepadaku. Aku tau telah terlalu jauh disesatkan oleh jaman dan lalai menjauhi Mu. Maafkan aku ya Allah.. Dan terima kasih Engkau tak pernah jauh meninggalkanku..

“Barangsiapa yang mendekati Allah sesiku, Dia akan mendekatinya sehasta. Barangsiapa mendekati Allah sambil berjalan, Allah akan menyambutnya sambil berlari.”

Advertisements

~ by desinta wp on 06/02/2010.

2 Responses to “Naif! “Mereka Bersembunyi di Balik Nama Mu””

  1. jangan terperosok pada lubang yang sama..pengalaman hidup yang sangat berharga, walau mereka bersembunyi dibalik nama Tuhan kita harus selalu waspada..karena sesungguhnya hati mereka sakit..
    ngeri bgt..

    Like

  2. iya mas, mpe sekarang kadang aku msh terheran-heran bagaimana bisa ada orang spt itu.. sama sekali tidak takut menyebut nama Nya utk berbuat maksiat.. astagfirullah.. padahal Gusti Allah ora sare..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: